Bermimpi Setinggi, Ciptakan Sejarah, Perpisahan Siswa SMK/SMA Swasta Teladan Medan
Medan — Suasana haru bercampur bangga menyelimuti acara perpisahan siswa SMA/SMK Swasta Teladan Medan yang berlangsung khidmat dan penuh makna. Mengusung moto “Bermimpi Setinggi, Ciptakan Sejarah”, kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya masa belajar sekaligus awal perjalanan baru bagi para siswa menuju masa depan.
Acara yang digelar di halaman sekolah pada Rabu (30/4) tersebut dihadiri oleh pimpinan sekolah, dewan guru, orang tua siswa, jajaran pengurus yayasan, serta perwakilan alumni. Tahun ini, sebanyak 958 siswa dinyatakan lulus, yang terdiri dari 541 siswa SMK dan 417 siswa SMA, menandai capaian penting bagi lembaga pendidikan tersebut dalam mencetak generasi muda yang siap bersaing.
Prosesi dimulai dengan masuknya siswa kelas akhir yang disambut meriah, dilanjutkan dengan penayangan video kilas balik perjalanan mereka selama menempuh pendidikan di SMA/SMK Swasta Teladan Medan.
Kepala SMK Swasta Teladan, Drs. Effendi Siregar, didampingi Kepala SMA Swasta Teladan, Nandaru Putra Yanda, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas capaian para siswa. Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir, melainkan titik awal untuk menggapai cita-cita yang lebih tinggi. “Teruslah bermimpi, jangan ragu melangkah, dan jadilah generasi yang mampu menciptakan sejarah,” pesannya.
Turut memberikan sambutan, Ketua Asosiasi Alumni Teknologi Teladan Medan (AATT), Partaonan Harahap, ST., MT., IPM., yang hadir didampingi Sekretaris Subagio, SH, Bendahara Murniati, serta Wakil Ketua Suhatman, ST. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga semangat belajar dan memperkuat jaringan alumni sebagai bekal menghadapi dunia nyata. “Kalian adalah bagian dari keluarga besar Teladan.
Jangan pernah berhenti belajar dan membangun jejaring. Dari sinilah langkah besar menuju masa depan dimulai,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan pengurus Yayasan SMA/SMK Swasta Teladan Medan, Herbet Sibuea, SE., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa, guru, dan orang tua atas dedikasi dan kerja sama yang telah terjalin selama ini. Ia berharap para lulusan dapat menjadi pribadi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial. “Nama baik almamater ada di pundak kalian. Jadilah generasi yang membawa perubahan positif di tengah masyarakat,” tuturnya.
Perwakilan siswa dalam pidatonya mengungkapkan rasa terima kasih kepada guru dan orang tua atas dukungan yang tiada henti. Ia juga mengenang kebersamaan selama masa sekolah sebagai bagian tak terpisahkan dari perjalanan hidup mereka. “Hari ini kami melangkah dengan mimpi besar, membawa bekal ilmu dan nilai yang telah ditanamkan,” ucapnya dengan penuh haru.
Acara semakin semarak dengan berbagai penampilan seni dari siswa, mulai dari tari tradisional, musik, hingga pembacaan puisi yang menggambarkan perjuangan dan kenangan selama di bangku sekolah. Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi pelepasan siswa secara simbolis, disertai doa bersama yang menambah kekhidmatan suasana.
Perpisahan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk meraih mimpi. Sejalan dengan moto “Bermimpi Setinggi, Ciptakan Sejarah”, para lulusan diharapkan mampu melangkah dengan percaya diri, mengukir prestasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan masyarakat.(Red/Tim)





0 Komentar